Merindumu adalah seperti ketika
Aku tak bertemu dengan kekasihku
Memandang satu titik bintang paling terang
Yang terbias mewarnai langit lazuardi
Kau, Ramadhan. Kekasih Tuhan…
Aku merindumu, seperti halnya bidadari yang merindukan bianglala
Dalam telaga warna pada asmara penuh cinta
Biasmu mewarnai segala apa yang tercipta
Hingga semua diantara mahluk-Nya
Menantimu, Wahai bulan yang dirindu…
0 komentar:
Posting Komentar